Merubah Tampilan Om Google Dengan Nama Kamu
Merubah Tampilan Om Google Dengan Nama Kamu. Mungkin dulu ini adalah artikel saya yang paling populer. Triknya memang sederhana dan tidak begitu berguna, Tapi cukup menaruk untuk dicoba. Artikel ini sengaja saya posting lagi karena semua artikel saya yang dulu musnah karena database terhapus. Untung saja saya masih punya back up artikel ini. Bagi yang belum tau kejadiaanya silahkan baca di "Berita Duka". Ceritanya cukup tragis memang. tapi tidak usah sampai nangis2 segala, hehe. Baiklah tidak usah berpanjang lebar lagi, langsung saja ke inti permasalahan. Kamu bosan dengan tampilan search engine "Om Google" yang dari dulu modelnya begitu-begitu saja??? Tenang saja, sekarang kita bisa merubah tampilan Om Google dengan nama apa saja yang kamu mau biar kamu tidak bosen. Misalnya dirubah menjadi nama kamu, nama blog, atau mau dirubah menjadi nama ehem-ehem (pacar) kamu juga bisa, hehe. Mau tau caranya Merubah Tampilan Om Google Dengan Nama Kamu? Langsung saja yah ikuti langkah2 berikut: Nih contoh jadinya. Keren kan. Ini bukan hasil rekayasa Adobe Photoshop loh.. Selamat mencoba ya Merubah Tampilan Om Google Dengan Nama Kamu...

Tips Berinternet Murah Menggunakan GPRS
cara_menjebol bandwidth pake mozzila
Tips Dan Trik Numpang Nama Di Google.Com
Daripada Saling Menjatuhkan Lebih Baik Saling Membangun
Akhir-akhir ini setelah linux mulai mendunia, mulai melancarkan gerakan open source, para pengguna komputer pun mulai berpacu-pacu untuk mempelajarinya. Apalagi setelah UU HAKI di Indonesia di berlakukan. Kantor-kantor pun mulai melirik linux sebagai suatu solusi bagi sistem di instansi mereka, jika tidak ingin dicap sebagai pembajak dan membayar denda. Dan jika harus membeli Software yang legal pun, berapa biaya yang harus dikeluarkan oleh suatu badan instansi ??
Sang Juara Microsoft, dengan produk MS Windows nya dan MS Office nya, memang telah mendunia dan mendarah daging bagi sejumlah pengguna komputer indonesia. Kenapa tidak, semuanya bisa didapatkan hanya dengan membeli keping CD Rp.20,000. Memang, Windows dan Office adalah pasangan serasi untuk sebuah sistem komputer, tapi apakah kita pernah terpikir kalau kita membeli Rp. 20,000 sebuah CD, kita telah menjadi pembajak ?? Masih bagus kalau beli, bagaimana kalau hanya meminjam dengan teman ?? Ini lebih parah. Itu pun kalau hanya Windows dan Office, bagaimana dengan yang software lain ? Seandainya kita yang membuat software tersebut, kemudian dibajak dan digunakan secara semena-mena, bagaimanakah perasaan kita sebagai pembuat software tersebut ?
Munculnya pendapat-pendapat pro dan kontra tentang Microsoft dan Linux, mulai dari sisi biaya, keamanan sistem, kemudahan penggunaan, dan dukungan hardware. Kita mencoba kembali melihat cita-cita awal dari Microsoft dan Linux. Windows awalnya memang diciptakan untuk memudahkan pengguna dalam melakukan apapun. Munculnya slogan Plug and Play (PnP) berawal dari sini. Ketika Microsoft menciptakan ini, para pesaing lain
Novell dan Unix, masih berkutat dengan posisi sebagai raja jaringan komputer. Untuk menguasai pasar, Microsoft pun menciptakan Windows NT.
Sedangkan linux, ciptaan torvald, lahir dari percobaan rasa keingintahuan dan ingin memiliki suatu sistem operasi yang mampu memberikan dia jalan dan cara yang murah. Saat itu, Torvald menggunakan minix (unix like) sebagai bahan penelitian, lagi pula minix ini mahal untuk ukuran kantong seorang mahasiswa seperti Torvald. Dia pun membuatnya, ketika dia mulai menemui kebuntuan (layaknya programmer), dia mulai melemparkan hasil karyanya ke internet. Dan ramai-ramailah programmer di dunia bergotong royong membuat sistem ini (yang nanti dikenal linux). Cara mereka berkomunikasi dengan menggunakan jalur internet ini membuat mudah dan cepat perkembangan sistem ini. Makanya linux sangat terkenal sekali dalam dunia jaringan, dan kelas server. Waktu itu mereka masih menggunakan text-based sebagai interface, sebab mengingat kemampuan bandwith jaringan yang tidak memadai untuk Graphical Interface.
Itulah ideologi awal terciptanya Windows dan Linux. Hanya karena saling bersaing mendapatkan pengguna (dan tentunya uang), perusahaan-perusahaan komputer pun mulai memilih siapa yang akan mereka dukung. Microsoft sebagai pemain lama, lagi pula seiring waktu, kekuatan bisnisnya semakin besar. Linux pun tidak beda jauh, walaupun baru seumur jagung, kekuatan pendukung linux mulai menggrogoti secara perlahan.
Nah, daripada terus mempermasalahkan pembajakan atas Microsoft dan pro kontra kepada Linux. Bukankah lebih baik membangun sebuah sistem IT yang bersih dari pembajakan, kuat dan handal, dan mudah digunakan. Caranya adalah ambil kelebihan produk Microsoft untuk menutupi kekurangan linux, dan ambil kelebihan Linux untuk menutupi kelemahan Microsoft.
Kelebihan Microsoft:
• Mudah digunakan
• Tampilan yang sangat menggugah rasa ingin tahu pemakai
• Dukungan hardware yang memang top
• Mempunyai standarisasi yang mantap, Contoh: Windows dan Office
• Mau main game ? Disini memang tempatnya
• Walaupun membajak, banyak komunitas programmer dan lapangan kerja yang tercipta, dunia seolah-olah hanya berisi VB dan ASP.
Kekurangan Microsoft
• Harga yang mahal, dikarenakan ada pesaing linux, mulai menurunkan harga dan memberikan kredit lunak untuk pengguna, sebagai strategi bisnis
• Keamanan sistem dari serangan virus
• Sistem yang kurang stabil dalam pengoperasian
• Membutuhkan resource hardware yang boros
• Jika ingin belajar programming, harus membeli lagi paket Visual Studio atau Studio .NET
Kelebihan Linux
• Kestabilan sistemnya memang membuat dia memberi solusi untuk menjadi server contoh Linux Router Project, Apache, Bind
• Murah, cukup membayar biaya download, atau membeli CD nya, sebab linux bebas di perbanyak dalam bentuk CD atau media lain. Tidak perlu khawatir di cap sebagai pembajak
• Resource hardware yang minim membuat dia bisa menjalankan komputer lama 486 serasa Pentium IV (menggunakan LTSP)
• Ketika di install, produk programming (Perl, Python, dll), paket Office (OpenOffice 1.1), Multimedia, apapun yang dibutuhkan untuk sebuah komputer (baik server atau workstation), sudah tersedia komplit
• Aman dari serangan virus, walau tidak 100%, 95% masih aman. Tak ada gading yang tak retak
Kekurangan Linux
• Pnp (Plug and Pray), ini masih berlaku untuk linux, walaupun support dari hardware mulai banyak.
• Tampilan yang konon kurang friendly. Ini memang ideologinya linux, linux diciptakan oleh programmer jadi mereka merasa tidak butuh tampilan yang bagus-bagus apalagi buat main game grafik. Tapi mitos ini lama-lama mulai bergeser karena linux tidak mau dibilang tidak bisa dipakai oleh orang awam sekalipun
• Mau main game ? walau masih sedikit game di linux, (ingat ideologi linux), perlahan-lahan para produsen game mulai melirik linux sebagai pasar yang profit
• Karena linux dibesarkan oleh internet, untuk pengguna Indonesia yang infrastruktur internet nya masih ketinggalan, akan sangat susah mengikuti apalagi mengembangkan dunia linux, hanya segelintir orang atau instansi yang mempunyai infrastruktur internet yang bagus di Indonesia. Ini menjadi poin kemenangan Microsoft, cukup cari saja di Toko CD, gampang kan ?
• Terlalu banyak distribusi linux, mulai dari yang kecil hingga yang besar, Redhat, Mandrake, Suse, Slackware, Stampede, Debian, Smoothwall, OpenLinux, Caldera, YellowDog, Knoppix, begitu banyaknya, hingga yang mau belajar linux bingung, "Jadi yang namanya linux itu yang mana sih ?", begitu pula dengan paket-paket pendukung lain, Office di linux saja cukup membingungkan, ada Gnome Office, KDE Office, Open Office, Star Office. Belum lagi window managernya, GNOME, KDE, xfce, Enlightenment dan lain-lain. Jadi tambah bingung yang baru mau mulai belajar linux. Tidak ada standarisasi di linux, karena begitu banyak programmer mengembangkan program-program mereka sendiri dengan sense (perasaan) mereka sendiri. Tapi bagi pengguna yang sudah lama dengan linux, ini menjadi senjata handal, bisa memilih banyak paket yang akan digunakan, "Memangnya Windows ?!?, yang ada kan hanya MS Office, lagipula tampilannya itu-itu saja".
Bagaimana cara memadukannya ?
• Linux memang kuat di sisi jaringan dan server plus bonus kuat terhadap virus, gunakanlah dia. Misal sebagai mail server, proxy server, file server, print server, router dan komunikasi dengan Windows bisa menggunakan samba.
• Jika komputer digunakan hanya untuk membuat laporan dan analisa, yang selama ini hanya menggunakan MS Office, bisa beralih ke linux dengan aplikasi Open Office. Dan apabila di kantor atau instansi tersebut masih belum terinstalasi komputer, LTSP (Linux Terminal Server Project) patut dicoba. Lebih murah, lebih mantap, kebal virus
• Untuk programmer VB, .NET, PHP, ASP mungkin di komputer mereka harus diinstal dual OS. Dikarenakan linux masih belum mempunyai aplikasi desktop visual semantap VB. Nah, ketika ada proyek dengan PHP, kita bisa beralih ke Linux dengan mudah. Atau lagi ada proyek Python ? Tidak masalah, kan sudah terinstal dengan linux anda, tidak perlu repot beli-beli lagi.
• Manajer proyek juga bisa menggunakan linux sebagai basis kerjanya, Mrproject di linux semakin lama mendekati sempurna, bisa digunakan untuk mengganti MS Project. Untuk groupware, Ximian bisa menjadi pilihan.
Jadi, kita mempunyai sistem komputer yang mantap sekarang, aman dari serangan virus, murah di sisi software karena cukup beli OS Windows 98, Visual Studio, .NET dan OS Linux bebas biaya, murah di sisi hardware karena ada jaringan menggunakan LTSP jadi tidak boros resource dan router linux yang handal tidak perlu membeli yang bermerek mahal.
Nah, jadi tidak perlu bingung lagi antara Windows dan Linux, kerjasama saja, toh tujuannya untuk kemajuan bersama kan…?!?!?
Antara Windows dan Linux
Jika sebelumnya linuxer yang telah lama menggunakan sistem operasi MS Windows, terus ingin
mencoba sistem operasi pinguin atau Linux, artikel berikut akan memberitahukan kepada linuxer agar
linuxer tidak kaget atau merasa "tersesat" ketika memulai sistem operasi Linux.
Linux tidak mempunyai sistem pembedaan drive A, B, C dan seterusnya seperti pada Windows, jadi
ketika linuxer masuk ke sistem operasi linux nanti jangan kaget kalau tiba-tiba drive C atau D nya
hilang. Sistem operasi linux bukanlah untuk mengeja alphabet dari A sampai dengan Z, justru linux
mengenali komputer dengan sistem direktori-direktori, baik mulai dari harddisk, floppy disk drive,
CD-ROM dan lainnya. Misalnya saja penamaan untuk CD-ROM, linuxer bisa cari di direktori
/mnt/cdrom atau floppy disk drive di direktori /mnt/floppy.
Linux menggunakan sistem (/) forward slash, beda sekali dengan Windows yang menggunakan sistem
(\) backward slash.
Linux mempunyai sifat case-sensitive, yang berarti huruf besar dan huruf kecil mempunyai arti yang
berbeda. Jadi huruf A dan a mempunyai arti yang berbeda.
Linux tidak mempunyai .exe seperti di Windows. Jadi jangan kebingungan nanti kalau linuxer ingin
menjalankan perintah-perintah linux. Jangan sampai berkata "koq, dot exe nya ga ada ?". Linux
mempunyai sistem executable file tersendiri, jadi jika ingin mengetahui suatu file bisa di execute atau
tidak, adalah dari attributnya file yang bersangkutan, jika attrributnya execute berarti bisa dijalankan.
Cara mengetahuinya bisa dari perintah ls -l atau dari chmod.
Linux mempunyai banyak GUI (Graphical User Interface) Window yang berbeda. Diantaranya ada
KDE, GNOME, Sawfish, Enlightenment dan lain sebagainya. Tidak seperti MS Windows yang hanya
mempunyai satu GUI. Misalnya GUI Windows 98 tidak bisa mempunyai GUI Windows 2000 atau
GUI Windows XP yang wah. Window di linux mempunyai istilah tersendiri, yaitu Xwindow. Di
Xwindow linuxer mampu menjalankan KDE atau GNOME, atau bertukaran sesuai dengan keinginan.
Keren kan.
Jika di MS Windows, linuxer mengenal istilah DOS Prompt, di linux akan bernama console atau
terminal. Di console, linuxer akan menjumpai dengan apa yang dinamakan pemrograman shell, kalau
di windows seperti pemrograman untuk autoexec.bat.
Perintah-perintah di linux berbeda sekali dengan di Windows, misalnya saja dir (Windows) dan ls
(Linux) yaitu suatu perintah untuk menampilkan file-file pada direktori aktif. Perintah-perintah ini
karena berbeda ada baiknya para newbie untuk mempelajarinya, lagi pula mudah kok contohnya saja
ls adalah singkatan list dan pwd yang adalah singkatan dari print working directory. Mudah kan.
Banyak aplikasi di linux yang menggunakan nama-nama yang aneh, misalnya Dia (software untuk
menggambar diagram), SWAT (Samba Web Administration Tool) dan masih banyak lagi nama-nama
aneh yang kemampuan powerful. Disarankan untuk membaca manual aplikasi tersebut terlebih
dahulu. Jadi akan jelas apa guna dari nama-nama aneh tersebut. Dan aneh pun menjadi indah.
Ketika di Windows ada yang mau belajar bahasa pemrograman, dia harus membeli terlebih dahulu
program tersebut, walaupun cuman bajakan harganya masih tergolong mahal untuk suatu bahasa
pemrograman. Terus jika ingin mempunyai server untuk jaringan harus beli lagi program server.
Berbeda dengan linux, ketika linuxer membeli cd linux, atau mendownloadnya dari internet, paket
linux tersebut sudah dilengkapi dengan berbagai macam aplikasi dan bahasa pemrograman.
Contohnya adalah C, C++, Perl, PHP dan Python. Jenis database server seperti MySql, dan
PostgreSql. Atau aplikasi pemrograman visual seperti Glade, Kdevelop dan Qt. Dan program server
seperti Apache Web Server, mail server, DNS server, Proxy server, Firewall untuk melindungi
komputer linuxer ketika surfing di internet. Jadi tidak perlu beli cd program banyak-banyak kan, irit
ya. =>
Linux bisa juga diinstall berdampingan dengan sistem operasi lain, jadi linuxer tidak perlu khawatir
kalau mau belajar linux, windowsnya tidak perlu dihapus. Dengan menggunakan LILO (Linux
Loader) sebuah boot manager untuk memilih sistem operasi mana yang akan digunakan. Jadi sekarang
tidak ada alasan lagi untuk mulai belajar linux, karena linux dan windows bisa berjalan berdampingan.
Jika linuxer mau membeli hardware baru, atau mau menambah komponen-komponen seperti printer,
modem, scanner dan zip-drive, usahakanlah mencari yang bukan win series. Contohnya ada beberapa
produsen menjual modem yang bertuliskan win modem, ini artinya modem tersebut hanya dapat
dijalankan di atas sistem operasi windows. Karena sedikit driver yang mendukung linux, maka linuxer
diharapkan teliti ketika membeli produk-produk hardware. Secara umum sekarang para produsen
telah menyertakan driver-driver linux mereka, atau telah menyatakan hardware mereka telah
mensupport sistem operasi linux. Jika ingin mengetahui hardware-hardware apa saja yang telah
mendukung linux, linuxer bisa surfing ke http://www.linuxdevices.com/ sebagai referensi.
Instalasi Linux Ubuntu 8.04 Hardy Heron di Windows
Sebelum mengikuti petunjuk instalasi berikut ini ada beberapa hal yang perlu dibutuhkan, diantaranya :
1. Drive dengan free space minimal 4 GB agar berjalan dengan mulus, recommended dari penulis lebih baik menyediakan space kosong 10 GB.
2. Program Wubi installer untuk Ubuntu 8.04 Hardy Heron yang bisa di download disini.
3. File iso Ubuntu 8.04 Hardy Heron yang bisa didownload disini.
Langkah instalasinya sebagai berikut :
1. Buatlah folder didalam drive windows dengan nama installer kemudian copykan kedua file (wubi installer dan iso ubuntu) kedalam folder tersebut.
2. Jalankan Wubi installer maka akan keluar jendela Wubi.
3. Pilih opsi pada konfigurasi yang tersedia :
Instalation Drivepilih drive yang kapasitasnya memungkinkan dengan space minimal 4 GBInstallation Sizetentukan kapasitas partisinya, recomended diatas 4 GB [4]Desktop Environmentpilih iso Ubuntu yang sesuai dengan file iso tadi.Languagepilih bahasa yang akan digunakan dalam proses instalasi, tersedia juga bahasa dalam bahasa Indonesia.Usernameisikan dengan username untuk login kedalam ubuntu. [ubuntu]Passwordisikan password untuk user.
4. Jika semua sudah diisi, klik button install dan wubi akan menjalankan proses instalasi.
5. Setelah sukes, proses instalasi akan langsung me-restart system anda.
6. Ketika masuk boot manager windows, pilih Ubuntu lalu tekan Enter.
7. Setelah itu , proses instalasi tahap dua akan berjalan secara otomatis. Baik dari pembagian partisi, penginstalan paket program, dan sebagainya.
8. Jika tidak terjadi kendala, proses akan langsung me-restart kembali system dan anda dapat menikmati desktop Ubuntu.
selamat mencoba!!





Bandung Time